Kongres Pemuda Katolik Indonesia 2012

Di tahun 2012 inilah pertama kali mengenal dan mendalami soal organisasi dan politik. Untuk organisasi memang bukan pertama kali, karena sebelumnya memang sudah pernah ikut, namun lebih ke arah kerohanian seperti komunitas gereja, ataupun intra sekolah dan kampus, namun untuk yang ini berbeda.

Pemuda Katolik Indonesia. Ya. Nama ini memang sudah tidak asing karena dulu nyokap juga tergabung di WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia). Memang sebenarnya ada organisasi katolik yang berada di luar jalur kegerejawian, yaitu Pemuda Katolik Indonesia, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dan juga Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI). Namun, nama organisasi terakhir yang disebut sudah mulai merapat ke arah kegerejawian.

Untuk Pemuda Katolik Indonesia sendiri adalah organisasi yang sudah ada sejak Indonesia merdeka. Organisasi ini sudah dikenal sejak jaman dahulu kala, dan banyak juga alumni dari organisasi ini yang terjun ke dunia politik, entah itu menjadi pengamat, atau anggota DPR, bahkan sampai Gubernur dan Walikota.

Organisasi sejenis ini memang ‘biasa’ dimanfaatkan oleh ‘mereka’ yang memang ingin berfokus di karir politik, bukan untuk gereja. Namun bukan berarti sama sekali tidak punya arah kerohanian sama sekali, namun memang jalurnya berbeda.

Pertama kalinya ikut Kongres dari organisasi sebesar ini memang membanggakan, namun banyak sekali hal janggal yang memang tidak bisa diceritakan secara mendetail karena harus benar benar diceritakan sejak awal. Intinya adalah yang namanya politik itu, mau bagaimanapun bentuknya, lokasinya, dan pelakunya, selalu tetap ada intrik di dalamnya, jadi gak heran banyak konflik dari dunia politik yang tak pernah terselesaikan dengan cara yang halus sampai dengan saat ini, karena kekuasaaan bisa mengendalikan semuanya.